The Big Project (a.k.a Tugas Besar) is Finally OVER!

Oh My God. Alhamdulillah. Sesungguhnya hamba tak pernah berpikir akan bisa melewati ini semua. Alhamdulillah, ini semua terlewati dengan baik dan bahagia. Alhamdulillah, Saya bahagia, semua bahagia ahahahahaha.

Memang yah, yang namanya Tugas Besar itu memang benar-benar besar. Dalam satu semester ini kami mendapatkan 4 Tugas Besar. Bahkan Praktikum juga ada tugas besarnya. Dan dengan kekuatan bulan (ini lebay hahaha), Tugas besar Praktikum itu terkerjakan dalam waktu 1 hari satu malam. Apa nggak garzia banget tuh ckck.

Nasib memang kuliah di bidang yang tidak kita inginkan. Semua harus terjalani dengan semestinya tanpa bisa protes sama sekali. Adek walaupun sudah semester 3, masih menyesali dengan jurusan yang adek pilih ini. Dang it.

Tapi, mau bagaimana lagi, semua nggak bisa di ubah lagi dari awal. Semua sudah terlambat. Ah, sudahlaaaah.

Ih, tapi seriusan deh, selama mengerjakan Tugas Besar semester 3, saya merasakan perasaan yang berbeda dengan Tugas Besar semester 2.

Memang damn kalilah sumpah semua tugas semester 3 ini. Semua dosen seolah-olah cuma dia yang ngasih tugas dan nggak memikirkan dosen lain yang bakal ngasih tugas sama beratnya ataupun lebih. Syukurlah memang ada satu dosen yang memang saya idolakan, dia benar-benar dosen yang berbeda sekali. Anti-Mainstream. Tidak Stereotype.

Terus muncul sebuah pikiran, “Tugas besar semester 3 aja gini, gimana 4, 5, 6, dst?”

Nah, nggak sampai disitu aja, pertanyaan yang sebenarnya adalah, “Bagaimana dengan Skripsi?”

ARGH! Saya bete memikirkan di Indonesia ini, tidak sama dengan Luar Negeri yang tidak pakai sistem Skripsi. Ugh, sumpah, bener deh tuh kata meme-meme di luar sana, ‘Udah nggak sanggup lagi ngelanjutin semester 3, mau nikah aja!’ HAHAHA. Sumpah itu lucu sekaligus miris. Terlalu pendekkah pemikiran mereka untuk memilih MENIKAH saja? Nggak mikir apa, emang lo kira setelah nikah lo bakal hidup tenang? NAY! Nggak ada yang mudah di dunia ini, PLZ.

Oke, kembali ke Tugas Besar.

Hal yang paling saya benci saat mengerjakan Tugas Besar adalah NAHAN NGANTUK. Suruh aja saya menahan lapar, pasti saya sanggup. Kalau menahan tidur, TIDAK SAMA SEKALI.

Sleeping is my favorite activity. 

I can sleep everywhere as long as the place isn’t humid.

Bahkan, saat mengetik ini saja saya merasa sangat mengantuk wkwk.

Thanks to Nesc*fe, berkatnya saya bisa melewati malam-malam saya tanpa tidur. Terima kasih untuk orang tua saya dan adik-adik saya yang sudah mau bersabar saat diri saya menggila karena tugas ini. Juga teman setim-saya, Wita, Dedek, dan Jun. Thanks a lot guys, without you all, I’m nothing. Nggak ada Jun nggak siaplah itu php, nggak ada dedek nggak siaplah itu laporan, nggak ada wita nantik nggak bagi dua ngerjain design-webnya. Dan yang paling utama-tapi terakhir disebutkannya- Terima Kasih kepada Allah SWT yang sudah mau mendengarkan doa-doa kami dan mempermudah jalan kami dalam menyelesaikan tugas besar itu. Without Allah, I’m nothing.

Kabar luar biasa, besok ternyata UAS. HAHAHA. Dan saya masih sempat-sempatnya ngeblog dan ngebabbling disini.

Baiklah kalau begitu, saya harus belajar php yang sesungguhnya nggak akan bisa masuk ke dalam otak saya. Ciao.

Advertisements

2 thoughts on “The Big Project (a.k.a Tugas Besar) is Finally OVER!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s